Tags

, , , , , , , ,

Tasyakur Bi Ni'mahPada tanggal 14 Agustus 2016 yang lalu, berdasarkan perhitungan dan aplikasi smartphone yang kami gunakan, menjadi titik dimana usia kehamilan Aini telah menginjak usia 4 bulan. Di titik tersebut, menurut Islam, merupakan momen di mana ruh ditiupkan ke dalam janin dan garis masa depannya telah dituliskan.

Yang artinya kehidupan telah turun ke dunia, dan ia sudah mulai dapat mendengarkan suara kita (bahkan sebenarnya ia sudah mulai dapat mendengar di usia kehamilan 3 bulan berdasarkan alodokter.com).

إنَّ أَحَدَكُم يُجْمَعُ خلقُهُ فِيْ بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِيْنَ يَوْمًا نُطْفَةً، ثُمَّ يَكُوْنُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُوْنُ مُضْغَةً مِثلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فيَنْفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ، وَأَجَلِهِ، وَعَمَلِهِ، وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيْدٌ،

“Sesungguhnya salah seorang diantara kalian dipadukan bentuk ciptaannya dalam perut ibunya selama empat puluh hari (dalam bentuk mani) lalu menjadi segumpal darah selama itu pula (selama 40 hari), lalu menjadi segumpal daging selama itu pula, kemudian Allah mengutus malaikat untuk meniupkan ruh pada janin tersebut, lalu ditetapkan baginya empat hal: rizkinya, ajalnya, perbuatannya, serta kesengsaraannya dan kebahagiaannya.” [Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu].

Sumber: almanhaj.or.id

Seminggu setelahnya, pada 21 Agustus 2016, kami berdua Alhamdulillah memiliki rezeki untuk melaksanakan acara tasyakur bi ni’mah di kediaman kami di Bandung secara sederhana bersama keluarga, sanak saudara, dan beberapa teman terdekat (termasuk sohib saya Abian Adyasa) dengan melakukan pengajian, doa, dan makan bersama alakadarnya. Menurut beberapa sumber yang kami tanyakan, kami dianjurkan melantunkan surat-surat pilihan terbaik yang pas dengan momen 4 bulan ini. Diantaranya adalah:

  • Al-Fatihah
  • Al-Mukminun 12-14
  • Al-Baqarah 233
  • Luqman 12-14
  • Al-Ahqaf 15
  • Maryam 18-22
  • Yusuf 1-6
  • dan juga doa di bawah ini

Untuk menekan pengeluaran, kami tidak menggunakan jasa catering, melainkan meminta bantuan orangtua untuk memasak. Budget kurang lebih 1 juta sudah lebih dari cukup untuk menghidangkan rupa-rupa makanan porsi +- 60 orang (Bandingkan dengan memesan nasi box dengan harga IDR 25.000, tentunya memasak sendiri lebih hemat dan lengkap). Pengajian sendiri dipimpin oleh Ustadz Aziz yang juga memimpin pengajian pada hari dimana kami menggelar akad nikah 8 April 2016 lalu.

(Baca juga: Akad Nikah – Aini & Handry)

Momen ini juga jadi ajang silaturahmi dengan saudara-saudara karena saat ini stay di Jakarta yang menyebabkan intensitas bertemu pun menjadi minim. Bertemu dengan Andra, salah satu keponakan, pun cukup menyegarkan pikiran dengan melihat ekspresi saat ia tertawa ketika saya memainkan boneka Kodok yang bahkan umurnya lebih tua dibandingkan saya sendiri.

Setelahnya, kami tidak punya banyak waktu untuk bersantai di Bandung karena sudah harus berangkat pergi ke ibukota dengan kereta di jam 4 sore harinya. Sampai berjumpa 5 bulan lagi ya debay kami tercinta. We love you.

RECORDED BY FUJIFILM X-10 // EDITED BY MOVIE MAKER AND SONY VEGAS PRO 13.0

 

“We are going back, and the struggle is begin again.”

handry

 

Advertisements